Sekuntum mawar merah sebuah puisi
Untuk gadis pilihan oh.. di bulan Februari
Mulanya cinta bersemi dan kehadiran
Ribuan mimpi-mimpi oh di bulan Februari
sekuntum mawar merah sebuah puisi,alleycat.
14 februari 2014.
terima kasih kepada media cetak dan elektronik yang tidak mempromosikan
sambutan ini dikalangan masyarakat yang umumnya beragama islam.
dan ya satu lagi, cukuplah sekadar mengingatkan sesama islam agar tidak
menyambut perayaan ini dan tidak pula sampai kepada mengina kepercayaan
penganut agama lain. itukan kepercayaan mereka.
“Katakanlah:
“Hai orang-orang kafir, (1) Aku tidak akan menyembah apa yang kamu
sembah. (2) Dan kamu bukan penyembah Rabb yang aku sembah. (3) Dan aku
tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, (4) dan kamu tidak
pernah (pula) menjadi penyembah Rabb yang aku sembah. (5) Untukmu
agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (6)” (QS. Al Kafirun: 1-6)
"Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (6)
p/s: aku sebenarnya agak gusar untuk menulis tentang isu-isu yang
serius kerana sudah pasti aku akan diuji .dan bukan sekali dua aku diuji
dengan perkara yang aku muat naik dalam status-status aku. apakah aku
mengotakan apa yang aku bicarakan? apakah prinsip aku akan berubah,
bilamana cubaan-cubaan didatangkan kepada aku? atau apakah aku akan
berkompromi dengan hal-hal<atau orang-orang> tertentu? yup, ada
tikanya aku akan tergelincir juga. tapi moga-moga aku tidak
menjadikannya sebagai alasan.
tapi pesan guru berpeganglah kepada:
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan :
“Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?<2>Dan
sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka
sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya
Dia mengetahui orang-orang yang dusta♥> surah al-ankaboot, ayat 2 dan
3.
wallahuallam. betulkan jika ada yang salah.
No comments:
Post a Comment